SOAL-SOAL FISIKA BAB:KALOR
1. Pada suatu termometer A, titik beku air adalah 15oA dan titik didih air adalah 165oA. Bila suatu benda diukur dengan termometer celcius bersuhu 42oC, maka berapakah suhu ini diukur dengan termometer A?
2. Volume sebuah silinder kuningan pejal pada suhu 25oC adalah 20 cm3 .Tentukan volume silinder pada suhu 110oC. Jika koefisien muai panjang kuningan 1,9 x 10-5/oC
3. Aluminium yang massanya 4 kg pada suhu 20oC kapasitas kalornya 3600 J/K. Apabila aluminium tersebut dipanaskan sampai 110oC, hitunglah ;
a. Banyak kalor yang diperlukan
b. Kalor jenis aluminium
4. Berapakah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu dari es -10oC sehingga menjadi air 20oC. Anggap massa es menjadi air tetap sebanyak 100 gr. Jika kalor lebur es= 80 kal/gr, kalor jenis es = 0,5 kal/groC
5. Air yang massanya 215 gr suhunya 40oC dicampur dengan es yang suhunya -6oC setelah diaduk ternyata 50% es mencair, jika kalor lebur es 80 kal/gr, titik lebur es 0oC, kalor jenis es 0,5 kal/gr dan massa panci tempat air diabaikan, maka berapakah massa es yang dimasukkan.
6. 50 gr es pada suhu 0oC dimasukkan kedalam 200 gr air yang bersuhu 20oC, jika kalor lebur es = 80 kal/gr dan kalor jenis air = 1 kal/groC, maka berapakah suhu campurannya.
7. Hitunglah banyaknya kalori yang dihantarkan selama 8 jam melalui kaca jendela yang berukuran panjang 180 cm, lebar 160 cm, dan tebal 5 mm. Diketahui suhu permukaan luar jendela 35oC dan suhu permukaan dalamnya 20oC. Koefisien konduksi termal kaca 0,0025 kal/s cm oC.
8. Sebuah bola dengan emisivitas 0,4 dipanaskan hingga suhunya 27oC, jika bola tersebut menyerap kalor dengan laju 2,5 J/s. Tentukanlah luas permukaannya.
9. Suatu jenis gas menempati volume 100 cm3 pada suhu 27oC, dan tekanan 1 atm. Bila suhu gas menjadi 87 oC, sedangkan tekanan menjadi 2 atm. Berapakah volume gas sekarang
10. Dua batang logam P dan Q dengan ukuran yang sama, tetapi terbuat dari bahan yang berbeda. Ujung kiri P bersuhu 90oC dan ujung kanan Q bersuhu 0oC. Apabila koefisien konduksi termal P = dua kali Q maka berapakah suhu sambungan antara P dan Q
11. Termometer X saat dimasukkan ke dalam es yang sedang mencair menunjukkan angka -20oX dan saat dimasukkan ke dalam air yang sedang mendidih menunjukkan angka 120oX. Jika termometer Celcius menunjukkan angka 20oC, maka angka berapakah yang ditunjukkan termometer X.
12. Luas sebuah aluminium pada suhu 30oC adalah 40 cm2. Tentukan luas aluminium pada suhu 90oC. Jika koefisien muai panjang aluminium 2,4 x 10-5/oC.
13. Sebuah benda massanya 500 gr, diberikan kalor sebanyak 400 kalori, sehingga suhunya naik 2oC. Hitunglah;
a. Kalor jenis dari benda tersebut
b. Kapasitas kalor
14. 10 gr es pada suhu -2 oC, dimasukkan kedalam 50 gr air bersuhu 80oC, bila kalor jenis es = 0,5 kal/groC. Kalor lebur es = 80 kal/oC , berapakah suhu akhir campuran es dan air tersebut
15. Logam dengan kalor jenis 0,2 kal/oC, bersuhu 100oC. Dimasukkan kedalam 300 gr air bersuhu 20oC. Setelah terjadi kesetimbangan suhu akhir 50oC. Berapakah massa logam tersebut.
16. Sebatang logam 150 cm dengan luas penampang 30 cm2. Salah satu ujungnya menempel pada es 0oC dan ujung yang lainnya menempel pada benda dengan suhu 100oC. Jika konduktivitas termalnya 0,9 kal/s cmoC. Hitunglah kalor yang merambat melalui logam tersebut selama 10 sekon.
17. Sebuah benda hitam bersuhu 127oC dengan luas permukaan0,6 m2. Jika konstanta Stefan Bolzman 5,67 x 10-8 W/m2K4. Berapakah kalor yang dipancarkan selama 10 menit.
18. Tabung dengan volume 20 lt berisi gas ideal suhunya 127oC dan tekanannya 5 x 104 Pa. Kemudian tabung tersebut dipanaskan hingga mencapai suhu 327oC. Apabila volum tabung dianggap tetap, tentukan tekanan gas pada tabung sekarang.
19. Batang baja dan kuningan mempunyai ukuran yang sama , dan salah satu ujungnya dihubungkan. Suhu ujung batang baja yang bebas 200oC, sedangkan suhu ujung batang kuningan yang bebas 400oC . Jika koefisiennya konduksi termal baja dan kuningan masing-masin 0,12 kal/cm s oC dan 0,24 kal/cm soC. Hitunglah suhu pada titik sambungannya.
20. 60 kg air panas pada suhu 82oC mengalirkan kedalam bak mandi. Untuk menurunkan suhunya 300 kg air dingin pada suhu 10oC ditambahkan ke dalam bak tersebut. Berapa suhu akhir campuran?
Minggu, 07 Maret 2010
Rabu, 20 Januari 2010
daftar harga bahan bangunan
DAFTAR HARGA BANGUNAN `
( Februari 2008 )
PASIR
Pasir Beton (per m3) Rp 160.000
Pasir Mundu (per m3) Rp 180.000
Pasir Biasa (per m3) Rp 150.000
BATU
Batu Kali (per m3) Rp 190.000
Batu Koral (per m3) Rp 195.000
SEMEN
Semen Tiga Roda (40 kg) Rp 34.000
Semen Tiga Roda (50 kg) Rp 40.000
Semen Gresik (40 kg) Rp 29.500
Semen Gresik (50 kg) Rp 33.500
Semen Holcim (40 kg) Rp 26.000
Semen Holcim (50 kg) Rp 39.000
HEBEL
Blok Reguler Tebal 10 mm (per m3) Rp 646.500
Blok Jumbo (per m3) Rp 656.500
Anak Tangga (per m3) Rp 1.754.500
Panel (per m3) Rp 219.500
BESI BETON
Diameter 6mm (12m) Rp 20.000
Diameter 8mm (12m) Rp 25.000
Diameter 10mm (12m) Rp 40.000
Diameter 12mm (12m) Rp 60.000
Diameter 16mm (12m) Rp 110.000
PAKU
A. Paku Kayu/Triplek
ukuran 1-4cm (per kg) Rp 12.000
ukuran 5-12cm (per kg) Rp 10.000
B. Paku Beton biasa (semua ukuran)/dus Rp 9.000
Paku Beton bagus (semua ukuran)/dus Rp 25.000
C. Kawat Beton Rp 9.000
TRIPLEK
Tebal 3mm Rp 41.000
Tebal 4mm Rp 50.000
Tebal 6mm Rp 70.000
Tebal 9mm Rp 105.000
Tebal 12mm Rp 145.000
Tebal 15mm Rp 177.000
Tebal 18mm Rp 200.000
KACA
A. Kaca Bening
Tebal 3mm Rp 75.000
Tebal 5mm Rp 85.000
Tebal 8mm Rp 130.000
Tebal 10mm Rp 185.000
B. Kaca Rayben
Tebal 3mm Rp 65.000
Tebal 5mm Rp 62.500
Tebal 8mm Rp 220.000
Tebal 6mm Rp 125.000
PAPAN FIBER SEMEN
Papan Fiber Semen :
Ukuran Triplek :
Big Flat Elephant (122x244) 4mm Rp 37.500
Big Flat Elephant (122x244) 6mm Rp 67.500
Big Flat Elephant (122x244) 8mm Rp 90.000
Ukuran Papan :
Wood lank Elephant (122x244) 8mm Rp 47.000
Wood lank Elephant (4050x300) 8mm Rp 80.000
PAPAN GYPSUM
Ukuran Gypsum :
Merk Jaya (120x240) 9mm Rp 48.000
Merk Elephant (120x240) 9mm Rp 44.000
Merk Star (120x240) Rp 39.000
Merk Aplas (120x240) Rp 33.000
Merk Knauf (120x240) Rp 41.000
KAYU
A. Reng
Meranti (2x3) per batang Rp 10.000
Meranti (3x4) per batang Rp 15.000
Borneo (2x3) per batang Rp 8.000
Borneo (3x4) per batang Rp 10.000
Kamper (2x3) per batang Rp 15.000
Kamper (3x4) per batang Rp 20.000
B. Kaso
Meranti (4x6) per batang Rp 25.000
Meranti (5x7) per batang Rp 38.000
Borneo (4x6) per batang Rp 22.000
Borneo (5x7) per batang Rp 28.000
Kamper (4x6) per batang Rp 45.000
Kamper (5x7) per batang Rp 60.000
C. Galar
Meranti (5x10) per batang Rp 55.000
Borneo (5x10) per batang Rp 40.000
Kamper (5x10) per batang Rp 80.000
D. Balok
Meranti (6x12) per batang Rp 75.000
Meranti (8x12) per batang Rp 90.000
Borneo (6x12) per batang Rp 65.000
Borneo (8x12) per batang Rp 80.000
Kamper (6x12) per batang Rp 170.000
Kamper (8x12) per batang Rp 190.000
CAT TEMBOK
A. Interior
Dulux (2,5 lt) Rp 103.700
Dulux (20 lt) Rp 756.000
Mowilex (2,5 lt) Rp 143.000
Mowilex (20 lt) Rp 596.000
Catylac (5 kg) Rp 56.500
Catylac (25 kg) Rp 275.000
Vinilex (5 kg) Rp 58.300
Vinilex (25 kg) Rp 286.000
Metrolite (5 lt) Rp 50.500
Metrolite ( 25 kg) Rp 241.500
Matex ( 4kg) Rp 72.600
Matex (25 kg) Rp 150.000
Profitex (5 kg) Rp 24.000
Profitex (25 kg) Rp 90.000
B. Eksterior
Dulux (2,5 lt) Rp 129.000
Dulux (20 lt) Rp 959.000
Mowilex (2,5 lt) Rp 138.000
Mowilex (20 lt) Rp 668.000
CAT KAYU
Dulux 1 kg Rp 51.700
Mowilex 1 kg Rp 58.000
Catylac 1 kg Rp 26.000
Glotex 1 kg Rp 27.950
Emco 1 kg Rp 35.000
Globe Supergloss Rp 19.000
GENTENG KERAMIK
Kanmuri Milenio (Double Interlocking)
- Warna Natural Rp 6.000
- Warna Standard Rp 3.400
- Warna Spesial Rp 6.500
- Warna Exclusive Rp 11.250
Kanmuri Espancia
- Warna Natural Rp 5.400
- Warna Standard Rp 8.500
- Warna Spesial Rp 9.500
- Warna Exclusive Rp 10.500
M Class (Double Interlocking)
- Warna Natural Rp 5.600
- Warna Standard Rp 8.600
- Warna Spesial Rp 9.600
- Warna Premium Rp 10.700
- Genteng Knok Natural Rp 10.500
GENTENG BETON
- Morando
- Berglazur Rp 2.200
- Natural Rp 1.500
- Moner Rp 2.900
IDEAL
- Berglazur Rp 2.250
- Natural Rp 2.200
GENTENG METAL
Sun Roof Venus
Ukuran 38,5 x 80 cm S/S Rp 21.500
Ukuran 38,5 x 80 cm D/S Rp 22.500
Sun Roof Pluto
Ukuran 38,5 x 80 cm S/S Rp 17.500
Ukuran 38,5 x 80 cm D/S Rp 19.500
ASBES
Jabesmen
150x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 23.000
180x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 28.000
210x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 31.000
240x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 37.000
270x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 44.000
300x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 48.000
SENG GELOMBANG
Seng Plat
Tebal 0.20 Rp 22.000
Tebal 0.25 Rp 25.000
Tebal 0.30 Rp 29.000
Tebal 0.40 Rp 65.000
Seng Gelombang
Tebal 0.20 Rp 36.000
Tebal 0.30 Rp 50.000
Tebal 0.40 Rp 35.500
PIPA PVC
- Wavin 0,5 inci Rp 12.000
0,75 inci Rp 17.000
1 inci Rp 22.000
2 inci Rp 45.000
3 inci Rp 90.000
4 inci Rp 145.000
- Rucika 0,5 inci Rp 24.800
1 inci Rp 43.500
2 inci Rp 50.540
4 inci Rp 168.000
8 inci Rp 635.000
- Lucky 0,5 inci Rp 8.500
0,75 inci Rp 12.600
1 inci Rp 15.000
2 inci Rp 33.300
3 inci Rp 64.000
4 inci Rp 102.300
- Unggul 0,5 inci Rp 8.300
0,75 inci Rp 10.900
1 inci Rp 15.000
2 inci Rp 26.600
3 inci Rp 39.500
4 inci Rp 54.500
- Maspion 0,5 inci Rp 10.000
0,75 inci Rp 14.000
1 inci Rp 19.000
2 inci Rp 44.000
3 inci Rp 88.000
4 inci Rp 145.000
KERAMIK LANTAI ARWANA
20x20
Tua Rp 30.000
Muda Rp 29.000
30x30
Putih Rp 24.000
Marble Rp 27.000
Fancy Rp 31.000
40x40
Putih Rp 29.000
Marble Rp 32.500
LANTAI KAYU
Kronotec (per meter) Rp 225.000
HDM Glossy (per boks) Rp 550.000
KERAMIK DINDING
20x20
Roman (putih) Rp 30.000 Rp 38.500
(motif) Rp 33.000 Rp 37.500
Masterina (putih) Rp 25.000
(motif) Rp 30.000
KIA (putih) Rp 27.500
(motif) Rp 32.500
20x25
Mulia (warna muda) Rp 30.000
(warna tua) Rp 35.000
IKAD (warna muda) Rp 38.000
(warna tua) Rp 45.000
Roman Rp 35.000 Rp 38.500
25x33 Roman Rp 37.000 Rp 40.000
33x50 Roman Rp 58.000 Rp 64.000
30x30 Hercules (putih) Rp 25.000
Acura (putih) Rp 24.000
KIG (warna) Rp 35.000
KIA (warna) Rp 35.000
60 x 60 Platinum Rp 107.500 Rp 113.000
30 x 60 Platinum Rp 64.000 Rp 69.000
58 x 58 Platinum Rp 95.000 Rp 98.500
SANITARI
KLOSET DUDUK
Sanremo Classis CCST Rp 1.189.325
Lexington Rp 3.174.375
Granada 3000 CCST Rp 1.061.000
Granada II Space CCST Rp 1.303.150
Projecta Rp 945.000
KLOSET JONGKOK
Rapi EX Squat Rp 141.575
WASTAFEL/LAVATORY
San Remo 55 Lava & Pedestal Rp 499.000
Studio 3000 Lava & Pedestal Rp 368.500
Studio 50 Lavatory Rp 194.500
Studio 45 Lavatory Rp 169.125
GRANIT
Impero 40x40 Rp 96.000 Rp 110.000
Granito 40x40 Rp 165.000 Rp 180.000
Inesa 40x40 Rp 105.000 Rp 125.000
Niro 40x40 Rp 100.000 Rp 135.000
Essenza 40x40 Rp 155.000 Rp 167.000
KUNCI
Firo Rp 265.000
Napoli Rp 20.000
Romaco Rp 60.500
Ferza Rp 27.500
Top Rp 25.000
Paloma Rp 381.400
Yale Rp 110.000
Beluci Rp 110.000
( Februari 2008 )
PASIR
Pasir Beton (per m3) Rp 160.000
Pasir Mundu (per m3) Rp 180.000
Pasir Biasa (per m3) Rp 150.000
BATU
Batu Kali (per m3) Rp 190.000
Batu Koral (per m3) Rp 195.000
SEMEN
Semen Tiga Roda (40 kg) Rp 34.000
Semen Tiga Roda (50 kg) Rp 40.000
Semen Gresik (40 kg) Rp 29.500
Semen Gresik (50 kg) Rp 33.500
Semen Holcim (40 kg) Rp 26.000
Semen Holcim (50 kg) Rp 39.000
HEBEL
Blok Reguler Tebal 10 mm (per m3) Rp 646.500
Blok Jumbo (per m3) Rp 656.500
Anak Tangga (per m3) Rp 1.754.500
Panel (per m3) Rp 219.500
BESI BETON
Diameter 6mm (12m) Rp 20.000
Diameter 8mm (12m) Rp 25.000
Diameter 10mm (12m) Rp 40.000
Diameter 12mm (12m) Rp 60.000
Diameter 16mm (12m) Rp 110.000
PAKU
A. Paku Kayu/Triplek
ukuran 1-4cm (per kg) Rp 12.000
ukuran 5-12cm (per kg) Rp 10.000
B. Paku Beton biasa (semua ukuran)/dus Rp 9.000
Paku Beton bagus (semua ukuran)/dus Rp 25.000
C. Kawat Beton Rp 9.000
TRIPLEK
Tebal 3mm Rp 41.000
Tebal 4mm Rp 50.000
Tebal 6mm Rp 70.000
Tebal 9mm Rp 105.000
Tebal 12mm Rp 145.000
Tebal 15mm Rp 177.000
Tebal 18mm Rp 200.000
KACA
A. Kaca Bening
Tebal 3mm Rp 75.000
Tebal 5mm Rp 85.000
Tebal 8mm Rp 130.000
Tebal 10mm Rp 185.000
B. Kaca Rayben
Tebal 3mm Rp 65.000
Tebal 5mm Rp 62.500
Tebal 8mm Rp 220.000
Tebal 6mm Rp 125.000
PAPAN FIBER SEMEN
Papan Fiber Semen :
Ukuran Triplek :
Big Flat Elephant (122x244) 4mm Rp 37.500
Big Flat Elephant (122x244) 6mm Rp 67.500
Big Flat Elephant (122x244) 8mm Rp 90.000
Ukuran Papan :
Wood lank Elephant (122x244) 8mm Rp 47.000
Wood lank Elephant (4050x300) 8mm Rp 80.000
PAPAN GYPSUM
Ukuran Gypsum :
Merk Jaya (120x240) 9mm Rp 48.000
Merk Elephant (120x240) 9mm Rp 44.000
Merk Star (120x240) Rp 39.000
Merk Aplas (120x240) Rp 33.000
Merk Knauf (120x240) Rp 41.000
KAYU
A. Reng
Meranti (2x3) per batang Rp 10.000
Meranti (3x4) per batang Rp 15.000
Borneo (2x3) per batang Rp 8.000
Borneo (3x4) per batang Rp 10.000
Kamper (2x3) per batang Rp 15.000
Kamper (3x4) per batang Rp 20.000
B. Kaso
Meranti (4x6) per batang Rp 25.000
Meranti (5x7) per batang Rp 38.000
Borneo (4x6) per batang Rp 22.000
Borneo (5x7) per batang Rp 28.000
Kamper (4x6) per batang Rp 45.000
Kamper (5x7) per batang Rp 60.000
C. Galar
Meranti (5x10) per batang Rp 55.000
Borneo (5x10) per batang Rp 40.000
Kamper (5x10) per batang Rp 80.000
D. Balok
Meranti (6x12) per batang Rp 75.000
Meranti (8x12) per batang Rp 90.000
Borneo (6x12) per batang Rp 65.000
Borneo (8x12) per batang Rp 80.000
Kamper (6x12) per batang Rp 170.000
Kamper (8x12) per batang Rp 190.000
CAT TEMBOK
A. Interior
Dulux (2,5 lt) Rp 103.700
Dulux (20 lt) Rp 756.000
Mowilex (2,5 lt) Rp 143.000
Mowilex (20 lt) Rp 596.000
Catylac (5 kg) Rp 56.500
Catylac (25 kg) Rp 275.000
Vinilex (5 kg) Rp 58.300
Vinilex (25 kg) Rp 286.000
Metrolite (5 lt) Rp 50.500
Metrolite ( 25 kg) Rp 241.500
Matex ( 4kg) Rp 72.600
Matex (25 kg) Rp 150.000
Profitex (5 kg) Rp 24.000
Profitex (25 kg) Rp 90.000
B. Eksterior
Dulux (2,5 lt) Rp 129.000
Dulux (20 lt) Rp 959.000
Mowilex (2,5 lt) Rp 138.000
Mowilex (20 lt) Rp 668.000
CAT KAYU
Dulux 1 kg Rp 51.700
Mowilex 1 kg Rp 58.000
Catylac 1 kg Rp 26.000
Glotex 1 kg Rp 27.950
Emco 1 kg Rp 35.000
Globe Supergloss Rp 19.000
GENTENG KERAMIK
Kanmuri Milenio (Double Interlocking)
- Warna Natural Rp 6.000
- Warna Standard Rp 3.400
- Warna Spesial Rp 6.500
- Warna Exclusive Rp 11.250
Kanmuri Espancia
- Warna Natural Rp 5.400
- Warna Standard Rp 8.500
- Warna Spesial Rp 9.500
- Warna Exclusive Rp 10.500
M Class (Double Interlocking)
- Warna Natural Rp 5.600
- Warna Standard Rp 8.600
- Warna Spesial Rp 9.600
- Warna Premium Rp 10.700
- Genteng Knok Natural Rp 10.500
GENTENG BETON
- Morando
- Berglazur Rp 2.200
- Natural Rp 1.500
- Moner Rp 2.900
IDEAL
- Berglazur Rp 2.250
- Natural Rp 2.200
GENTENG METAL
Sun Roof Venus
Ukuran 38,5 x 80 cm S/S Rp 21.500
Ukuran 38,5 x 80 cm D/S Rp 22.500
Sun Roof Pluto
Ukuran 38,5 x 80 cm S/S Rp 17.500
Ukuran 38,5 x 80 cm D/S Rp 19.500
ASBES
Jabesmen
150x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 23.000
180x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 28.000
210x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 31.000
240x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 37.000
270x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 44.000
300x105 (per lembar gelombang kecil) Rp 48.000
SENG GELOMBANG
Seng Plat
Tebal 0.20 Rp 22.000
Tebal 0.25 Rp 25.000
Tebal 0.30 Rp 29.000
Tebal 0.40 Rp 65.000
Seng Gelombang
Tebal 0.20 Rp 36.000
Tebal 0.30 Rp 50.000
Tebal 0.40 Rp 35.500
PIPA PVC
- Wavin 0,5 inci Rp 12.000
0,75 inci Rp 17.000
1 inci Rp 22.000
2 inci Rp 45.000
3 inci Rp 90.000
4 inci Rp 145.000
- Rucika 0,5 inci Rp 24.800
1 inci Rp 43.500
2 inci Rp 50.540
4 inci Rp 168.000
8 inci Rp 635.000
- Lucky 0,5 inci Rp 8.500
0,75 inci Rp 12.600
1 inci Rp 15.000
2 inci Rp 33.300
3 inci Rp 64.000
4 inci Rp 102.300
- Unggul 0,5 inci Rp 8.300
0,75 inci Rp 10.900
1 inci Rp 15.000
2 inci Rp 26.600
3 inci Rp 39.500
4 inci Rp 54.500
- Maspion 0,5 inci Rp 10.000
0,75 inci Rp 14.000
1 inci Rp 19.000
2 inci Rp 44.000
3 inci Rp 88.000
4 inci Rp 145.000
KERAMIK LANTAI ARWANA
20x20
Tua Rp 30.000
Muda Rp 29.000
30x30
Putih Rp 24.000
Marble Rp 27.000
Fancy Rp 31.000
40x40
Putih Rp 29.000
Marble Rp 32.500
LANTAI KAYU
Kronotec (per meter) Rp 225.000
HDM Glossy (per boks) Rp 550.000
KERAMIK DINDING
20x20
Roman (putih) Rp 30.000 Rp 38.500
(motif) Rp 33.000 Rp 37.500
Masterina (putih) Rp 25.000
(motif) Rp 30.000
KIA (putih) Rp 27.500
(motif) Rp 32.500
20x25
Mulia (warna muda) Rp 30.000
(warna tua) Rp 35.000
IKAD (warna muda) Rp 38.000
(warna tua) Rp 45.000
Roman Rp 35.000 Rp 38.500
25x33 Roman Rp 37.000 Rp 40.000
33x50 Roman Rp 58.000 Rp 64.000
30x30 Hercules (putih) Rp 25.000
Acura (putih) Rp 24.000
KIG (warna) Rp 35.000
KIA (warna) Rp 35.000
60 x 60 Platinum Rp 107.500 Rp 113.000
30 x 60 Platinum Rp 64.000 Rp 69.000
58 x 58 Platinum Rp 95.000 Rp 98.500
SANITARI
KLOSET DUDUK
Sanremo Classis CCST Rp 1.189.325
Lexington Rp 3.174.375
Granada 3000 CCST Rp 1.061.000
Granada II Space CCST Rp 1.303.150
Projecta Rp 945.000
KLOSET JONGKOK
Rapi EX Squat Rp 141.575
WASTAFEL/LAVATORY
San Remo 55 Lava & Pedestal Rp 499.000
Studio 3000 Lava & Pedestal Rp 368.500
Studio 50 Lavatory Rp 194.500
Studio 45 Lavatory Rp 169.125
GRANIT
Impero 40x40 Rp 96.000 Rp 110.000
Granito 40x40 Rp 165.000 Rp 180.000
Inesa 40x40 Rp 105.000 Rp 125.000
Niro 40x40 Rp 100.000 Rp 135.000
Essenza 40x40 Rp 155.000 Rp 167.000
KUNCI
Firo Rp 265.000
Napoli Rp 20.000
Romaco Rp 60.500
Ferza Rp 27.500
Top Rp 25.000
Paloma Rp 381.400
Yale Rp 110.000
Beluci Rp 110.000
Kamis, 17 Desember 2009
SAMPAH BISA JADI POTENSI
Dewasa ini masalah sampah merupakan penomena sosial yang perlu mendapat perhatian
dari semua fihak, karena setiap manusia pasti memproduk sampah, disisi lain masyarakat
tidak ingin berdekatan dengan sampah. Banyak contoh di beberapa daerah, yaitu sampah
tidak dikelola dengan rutin berakibat pada tumpukan sampah yang berdampak pada
lingkungan dan gangguan kesehatan, bahkan bisa saja terjadi merenggut nyawa dari
ledakan gas sampah di tempat pembuangan akhir.
Untuk menghindar terjadinya tumpukan sapah telah dikembangkan pengelolaan dengan
sistem open dumping ataupun sanitari renfile, namun lama kelamaan cara seperti itu akan
banyak menyita lahan yang semakin luas. Dewasa ini berkembanglah pengelolaan
sampah dengan memisahkan sampah organik dan anorganik
Sampah organik yang terdiri dari sampah domestik dan sampah pasar dari bekas
sayuran,buah yang terapkir bisa diolah menjadi pupuk organik, sedangkan sampah
anorganik dipisah menjadi beberapa bagian, seperti halnya daur ulang plastik atau daur
ulang biji besi dengan menggunakan teknologi.
Sejalan dengan itu, pada tahun 2006 di Kota Sukabumi sedang dikembangkan
pengelolaan sampah dan pengolahan sampah secara terpadu antara pemerintah,
masyarakat pemulung dan koperasi yang merasa tertarik dengan proses daur ulang
sampah melalui PRODUS ( Produk Daur Ulang Sampah)
Dijelaskan oleh Prof. Dr. Iswandi Anas bahwa Kebutuhan hara tanaman itu ada 16 unsur
esensial, yaitu sembilan unsur meliputi C, H, O, N, P, K, Ca, Mg Dan S sedangkan yang
tujuh lagi meliputi Zn, C1, Mn, Mo, B, Fe, dan Cu. Unsur hara mikru diperlukan untuk
pertumbuhan dan produksi. Sedangkan Pupuk anorganik hanya menambahkan untus N,
P, K sedang unsur lain tidak ditambah, hal ini berakibat pada keseimbangan hara yang
terganggu.
Bahan baku pupuk organik berasal dari hewan maupun tumbuh-tumbuhan misalnya yang
berasal dari jerami, kulit, buah (kakao) sisa pengolahan hasil pertanian, limbah sayuran,
blotong tebu, tandan kosong kelapa sawit.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Ir. Sri Bebassari, M.Si meninjau pengelolaan sampah dari
beberapa asepek, seperti halnya dari aspek hukum, institusi, pendanaan, peranserta
masyarakat, teknologi.
Karena masalah sampah sudah merupakan masalah nasional, dipandang perlu untuk
membuat UU tentang persampahan, perlu ada PP, Juklah, juknis serta sosialisasi produk
hukum pengelolaan sampah. Bahkan diperlukan adanya institusi khusus baik nasional,
lokal yang terintegrasi dengan stakeholder dalam pengelolaan sampah.
Pendanaan dibidang pengelolaan sampah jangan dipandang sebagai suatu beban tapi
harus disikapi sebagai investasi yang mampu mendorong pertumbuhan dan produktivitas
ekonomi dengan prinsip poluters pay principle, produsen bertanggung jawab atas sampah
yang dihasilkannya, dilain pihak partisipasi swasta dalam pembangunan dan
pengoperasian fasilitas persampahan.
Sebaik apapun manajemen persampahan, tanpa didukung oleh partisipasi masyarakat
akan menemui kegagalan karena setiap mahluk hidup adalah produsen sampah makanya
harus diciptakan keseimbangan antara socio engineering dengan pemberdayaan
masyarakat.
Kajian teknologi pengelolaan sampah menggunakan pendekatan reduce, reuse dan ricycle
dengan prioritas 1-5 tahun memperbaiki TPA dan pengolahan sampat terpadu di TPA,
Jangka 1-10 tahun pengelolaan sampah terpadu skala kawasa dan 1-20 tahun pengelolaan
sampah di sumber rumah tangga, industri, pertanian, pasar, pertokoan, perkantoran hotel
dan sebagainya.
dari semua fihak, karena setiap manusia pasti memproduk sampah, disisi lain masyarakat
tidak ingin berdekatan dengan sampah. Banyak contoh di beberapa daerah, yaitu sampah
tidak dikelola dengan rutin berakibat pada tumpukan sampah yang berdampak pada
lingkungan dan gangguan kesehatan, bahkan bisa saja terjadi merenggut nyawa dari
ledakan gas sampah di tempat pembuangan akhir.
Untuk menghindar terjadinya tumpukan sapah telah dikembangkan pengelolaan dengan
sistem open dumping ataupun sanitari renfile, namun lama kelamaan cara seperti itu akan
banyak menyita lahan yang semakin luas. Dewasa ini berkembanglah pengelolaan
sampah dengan memisahkan sampah organik dan anorganik
Sampah organik yang terdiri dari sampah domestik dan sampah pasar dari bekas
sayuran,buah yang terapkir bisa diolah menjadi pupuk organik, sedangkan sampah
anorganik dipisah menjadi beberapa bagian, seperti halnya daur ulang plastik atau daur
ulang biji besi dengan menggunakan teknologi.
Sejalan dengan itu, pada tahun 2006 di Kota Sukabumi sedang dikembangkan
pengelolaan sampah dan pengolahan sampah secara terpadu antara pemerintah,
masyarakat pemulung dan koperasi yang merasa tertarik dengan proses daur ulang
sampah melalui PRODUS ( Produk Daur Ulang Sampah)
Dijelaskan oleh Prof. Dr. Iswandi Anas bahwa Kebutuhan hara tanaman itu ada 16 unsur
esensial, yaitu sembilan unsur meliputi C, H, O, N, P, K, Ca, Mg Dan S sedangkan yang
tujuh lagi meliputi Zn, C1, Mn, Mo, B, Fe, dan Cu. Unsur hara mikru diperlukan untuk
pertumbuhan dan produksi. Sedangkan Pupuk anorganik hanya menambahkan untus N,
P, K sedang unsur lain tidak ditambah, hal ini berakibat pada keseimbangan hara yang
terganggu.
Bahan baku pupuk organik berasal dari hewan maupun tumbuh-tumbuhan misalnya yang
berasal dari jerami, kulit, buah (kakao) sisa pengolahan hasil pertanian, limbah sayuran,
blotong tebu, tandan kosong kelapa sawit.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Ir. Sri Bebassari, M.Si meninjau pengelolaan sampah dari
beberapa asepek, seperti halnya dari aspek hukum, institusi, pendanaan, peranserta
masyarakat, teknologi.
Karena masalah sampah sudah merupakan masalah nasional, dipandang perlu untuk
membuat UU tentang persampahan, perlu ada PP, Juklah, juknis serta sosialisasi produk
hukum pengelolaan sampah. Bahkan diperlukan adanya institusi khusus baik nasional,
lokal yang terintegrasi dengan stakeholder dalam pengelolaan sampah.
Pendanaan dibidang pengelolaan sampah jangan dipandang sebagai suatu beban tapi
harus disikapi sebagai investasi yang mampu mendorong pertumbuhan dan produktivitas
ekonomi dengan prinsip poluters pay principle, produsen bertanggung jawab atas sampah
yang dihasilkannya, dilain pihak partisipasi swasta dalam pembangunan dan
pengoperasian fasilitas persampahan.
Sebaik apapun manajemen persampahan, tanpa didukung oleh partisipasi masyarakat
akan menemui kegagalan karena setiap mahluk hidup adalah produsen sampah makanya
harus diciptakan keseimbangan antara socio engineering dengan pemberdayaan
masyarakat.
Kajian teknologi pengelolaan sampah menggunakan pendekatan reduce, reuse dan ricycle
dengan prioritas 1-5 tahun memperbaiki TPA dan pengolahan sampat terpadu di TPA,
Jangka 1-10 tahun pengelolaan sampah terpadu skala kawasa dan 1-20 tahun pengelolaan
sampah di sumber rumah tangga, industri, pertanian, pasar, pertokoan, perkantoran hotel
dan sebagainya.
Sabtu, 14 November 2009

band, maupun untuk digunakan secara terpisah. Ada 2 tahap utama dalam mempelajari alat musik ini yaitu dengan pengenalan partitur nada dan pengenalan teknik memainkan. Kedua tahap ini dapat dilakukan melalui pendidikan formal ataupun pelatihan (short course). Namun keunikan alat musik ini adalah dapat pula dipelajari secara otodidak dengan mem-by pass tahap I (Pengenalan Partitur). Melly Goeslaw (Band Potlot) dan Paul McCartney (The Beatles) merupakan sebagian kecil musisi-musisi besar yang mampu berkreasi tanpa mengenal partitur nada. Berikut ini tips cepat belajar gitar otodidak:
Tips Cepat Belanjar Gitar Otodidak
1. Mengenal Jenis Musik. Pada tahap awal in, Anda hanya diharapkan dapat mengenal jenis musik terlebih dahulu. Baik itu jenis musik rock-balad, pop-balad maupun alternatif. Mengapa Balad dan alternatif, karena 2 jenis musik ini dominan menggunakan instrumen gitar dalam penyajiannya. Sehingga diharapkan anda lebih terfokus mengenal nada-nada yang dihasilkan instrumen gitar, karena berlatih dengan menggunakan lagu akan lebih cepat dibandingkan anda menghafal chord demi chord. Lagu-lagu balad yang sering digunakan oleh pemula dalam belajar gitar seperti Love of a Livetime (Fire House), Children Cry (White Lion) ataupun Love Of My Life (Extreme). Karena selain lagunya bagus, akan terdengar expert walau sebenarnya sederhana dalam memainkannya.
2. Memiliki Gitar. Memiliki gitar memang bukan merupakan hal yang wajib, namun sangat berpengaruh terhadap akselerasi Anda dalam menguasai instrumen ini. Ada beberapa jenis gitar yang perlu anda kenal yaitu : gitar nylon, string dan electric. Untuk tahap belajar, Anda lebih baik memilih gitar dengan tipe nylon, karena selain ringan dipetik, jari-jari tidak terlalu terluka (berkapal) ketika jari anda membuat chord. Gitar Nylon juga digunakan dasar untuk berlatih musik klasik, jadi bagi anda yang kemudian tertarik untuk menekuni gitar klasik, hal ini akan sangat menguntungkan
3. Mengenal Chord Dasar. Pada tahap ini, anda sudah mulai malakukan pengenalan awal teknik bermain gitar dengan mempelajari kunci-kunci dasar yang mudah diterapkan seperti Am, Em, G, C atau F. Setelah lancar menghafal dan berpindah dari satu chord ke chord yang lain, tingkatkan pemahaman chord anda dengan chord-chord lain yang lebih sulit. Berikut ini beberapa chord yang bisa anda pelajari:
Keterangan : Huruf di atas merupakan nama chord gitar. Garis vertikal merupakan senar gitar. Garsi horisontal merupakan fret (kolom) pada gitar. Titik bulat hitang angka 1=jari telunjuk, angka 2=jari tengah, angka 3=jari manis, angka 4=jari kelingking. Tanda silang menunjukan bahwa senar gitar tidak dipetik/dibunyikan
4. Mengenal Memetik dan Menggenjreng. Dua jenis cara memainkan gitar ini sebaiknya anda ketahui. Menggenjreng lebih mudah dibandingkan dengan memetik. Karena memetik membutuhkan koordinasi khusus antara tangan kanan dan tangan kiri anda. Mulailah dengan petikan teratur dari atas ke bawah, bawah ke atas dan kombinasi keduanya, dengan ketentuan satu senar satu jari.
5. Mempelajari Nada Sebuah Lagu. Yang dimaksud mempelajari nada adalah mencari chord untuk nada-nada pada lagu. Hal ini berguna untuk melatih filling anda terhadap suatu nada. Mekanisme yang paling sederhana adalah dengan memutar lagu berformat mp3/mp4 dengan Jet Audio atau Winamp. Dengan tools ini musik bisa dipelankan, di-pause bahkan diputar balik, tanpa merusak pita seperti halnya kalau Anda menggunakan cassette. Untuk memudahakan pemahaman anda dalam mengenal lagu, ada Aturan dasar bakunya bahwa secara umum lagu hanya terdiri atas : Intro_01-Intro_02-Chorus-Reff-Intro_02-Chorus-Reff-Melody-Reff. Dimana masing-masing bagian memiliki kumpulan chord yang sama.
6. Mencari Guru Gitar. Guru gitar yang dimaksud dapat berupa seseorang/teman yang lebih ahli dari anda ataupun video berlatih gitar. Hal ini akan memacu anda untuk bisa seperti guru anda bahkan melebihi.
7. Tekun. Kunci dari semuanya adalah tekun. Karena Steve Vai, salah seorang dewa gitar, pernah berkata, “untuk bermain dgn sangat cepat, mulailah dgn yg sangat lambat…“. Mekanisme yang perlu Anda lakukan hanyalah berlatih Fingering atau senam jari secara teratur, berlatih berpindah chord maupun berlatih melodi.
Senin, 09 November 2009
drug

A drug, broadly speaking, is any substance that, when absorbed into the body of a living organism, alters normal bodily function.[3] There is no single, precise definition, as there are different meanings in drug control law, government regulations, medicine, and colloquial usage.[4]
In pharmacology, a drug is "a chemical substance used in the treatment, cure, prevention, or diagnosis of disease or used to otherwise enhance physical or mental well-being."[4] Drugs may be prescribed for a limited duration, or on a regular basis for chronic disorders.[5]
Recreational drugs are chemical substances that affect the central nervous system, such as opioids or hallucinogens.[5] They may be used for perceived beneficial effects on perception, consciousness, personality, and behavior.[5][6] Some drugs can cause addiction and habituation.[6]
Drugs are usually distinguished from endogenous biochemicals by being introduced from outside the organism.[citation needed] For example, insulin is a hormone that is synthesized in the body; it is called a hormone when it is synthesized by the pancreas inside the body, but if it is introduced into the body from outside, it is called a drug.[citation needed]
Many natural substances such as beers, wines, and some mushrooms, blur the line between food and drugs, as when ingested they affect the functioning of both mind and body.
Langganan:
Postingan (Atom)